Nasehat (Alm) Ustadz Rahmat Abdullah Kepada Kita
Tuesday, January 4, 2011
“Jadi, akh, berda’wah itu mirip dengan pekerjaan seorang petani. Biji yang ditanam tidak cukup hanya dibenamkan ke tanah lalu ditinggalkan. Kemudian kita berharap akan kembali pada suatu hari untuk memetik hasilnya... Mustahil itu ! Mustahil !
Tanaman itu harus disiram setiap hari, dijaga, dipelihara, dipagari, bahkan kalau tunas-tunasnya mulai tumbuh, kita harus menungguinya, sebab burung-burung juga berminat pada pucuk-pucuk segar itu.
“Jadi, akh, berda’wah itu mirip dengan pekerjaan seorang petani. Biji yang ditanam tidak cukup hanya dibenamkan ke tanah lalu ditinggalkan. Kemudian kita berharap akan kembali pada suatu hari untuk memetik hasilnya.
Mustahil itu ! Mustahil !
Tanaman itu harus disiram setiap hari, dijaga, dipelihara, dipagari, bahkan kalau tunas-tunasnya mulai tumbuh, kita harus menungguinya, sebab burung-burung juga berminat pada pucuk-pucuk segar itu.
Jadi, para mad`u (pengikut da’wah) kita harus di-ri’ayah (dirawat), ditumbuhkan, diarahkan, dinasehati sampai dia benar-benar matang. Dijaga alur pembinaannya, ditanamkan motivasi-motivasi, dibangun keikhlasan mereka, didengarkan pendapat-pendapatnya, bahkan kita perlu sesekali bepergian dengannya. Agar kita memahami betul watak kader da’wah kita sebenarnya……”
.::.
Tulisan di atas kutemukan di majalah Saksi edisi Juli 2005.
Judul aslinya: Nasehat (Alm) Ustadz Rahmat Abdullah Kepada Ust. Tifatul Sembiring
Sumber: http://silmikaffa.wordpress.com)
Tanaman itu harus disiram setiap hari, dijaga, dipelihara, dipagari, bahkan kalau tunas-tunasnya mulai tumbuh, kita harus menungguinya, sebab burung-burung juga berminat pada pucuk-pucuk segar itu.
“Jadi, akh, berda’wah itu mirip dengan pekerjaan seorang petani. Biji yang ditanam tidak cukup hanya dibenamkan ke tanah lalu ditinggalkan. Kemudian kita berharap akan kembali pada suatu hari untuk memetik hasilnya.
Mustahil itu ! Mustahil !
Tanaman itu harus disiram setiap hari, dijaga, dipelihara, dipagari, bahkan kalau tunas-tunasnya mulai tumbuh, kita harus menungguinya, sebab burung-burung juga berminat pada pucuk-pucuk segar itu.
Jadi, para mad`u (pengikut da’wah) kita harus di-ri’ayah (dirawat), ditumbuhkan, diarahkan, dinasehati sampai dia benar-benar matang. Dijaga alur pembinaannya, ditanamkan motivasi-motivasi, dibangun keikhlasan mereka, didengarkan pendapat-pendapatnya, bahkan kita perlu sesekali bepergian dengannya. Agar kita memahami betul watak kader da’wah kita sebenarnya……”
.::.
Tulisan di atas kutemukan di majalah Saksi edisi Juli 2005.
Judul aslinya: Nasehat (Alm) Ustadz Rahmat Abdullah Kepada Ust. Tifatul Sembiring
Sumber: http://silmikaffa.wordpress.com)

10 comments:
Membaca tulisan di atas, saya teringat saat nonton film "Sang Murabi" yang tokoh utamanya Ustadz Rahmat Abdullah (alm). Sungguh banyak nasihat2 yg saya dapatkan dari beliau lewat film itu,,,
nafas dakwahnya seakan tak pernah hilang sampai kini, karena InsyaAllah diteruskan oleh murid2/mad`u (pengikut da’wah)-nya.
terimakasih Pak Ustadz Rahmat...
semoga visi dan misimu dapat diteruskan oleh generasi2 muda penerus perjuangan Islam...^_^
semangaaaattt...!!!
subhanalloh wal hamdulillah , selamat atas launchingnya website dpd pks kota denpasar,semoga pks semakin dicintai rakyat yang mampu menjadi perekat umat hingga hari kiamat. Allohu Akbar !!!!
selamat dan sukses atas dilaunchingnya website pks denpasar, semoga bisa menyambung kembali silaturahmi para kader alumni denpasar.
wilda Bali Nusra memberi apresiasi atas ide cemerlang dengan dibuatnya website PKS Denpasar. Jadikan media ini sebagai media ilmiyah, media ruhiyah dan media amal wal jihad ta'limi. Bravo PKS Denpasar. oktan h
Alhamdulillah,subhanallah...selamat atas di launchingnya website DPD PKS kota Denpasar, banyak hal yang bisa di peroleh, banyak ilmu yang bisa dipetik...inilah wujud nyata PKS. bahwa PKS bekerja untuk semua...(ata ghozali)
- Banner di bawah PKS Kota Denpasar kok tertulis pks-denpasar.com?
- Saya belum melihat di website ini "warna" ke-Bali-annya? Semoga segera muncul. Kalo mungkin, tanpa membaca, hanya dengan sekilas pandang, orang tahu website ini adalah tentang PKS Denpasar Bali.
- Saya kira jika dari website ini, masyarakat umum dapat memperoleh informasi yang tidak ada di website lain, akan makin MANTAB.
Alhamdulillah semoga bener-benar jadi media dakwah untuk umat dan taujihnya yang selalu refresh sehingga menggugah semangat untuk beramal yang maksimal
Allahu Akbar 3x
Ayo DPD yang lain, buktikan fastabiqul khairot dalam menghidupkan dan menggairahkan dunia maya dengan kerja PKS (nyata) untuk semua. Tapi jangan lupa sering2 di refresh beritanya ya ustd biar gak basi . (Pi2t)
Alhamdulillah, Jazakumullah atas segala dukungan, saran dan masukannya dari Ustad semua...
Saran dan masukan Ustad akan menyempurnakan tampilan dan content web ini, Insya Allah.
Alhamdulillah, ana ikut menyambut dengan gembira dan suka cita atas kehadiran media dakwah ini. Ana usul agar kolom tausiyah juga bisa diisi dari kader domestik denpasar dan sekitarnya, moga dengan hal itu makin menumbuhkan benih-benih fastabikhul khairot.
Semangat untuk semua kader, kita songsong kemenangan di Pulau Bali tercinta..Allahu Akbar !!
Post a Comment
Terimakasih atas komentar, saran dan masukan Anda. Silakan masukkan nama Anda pada kolom Name/URL.